Friday, July 5, 2013

Makan cokelat ini bisa bikin cepat kurus

Cokelat adalah makanan yang identik dengan penambahan berat badan serta sangat dihindari oleh siapa saja yang sedang berdiet. Namun siapa sangka, seorang lulusan Matematika berhasil menciptakan cokelat yang justru membantu Anda untuk jadi langsing.

Aneesh Popat berhasil menciptakan cokelat yang hanya mengandung 20 kalori, alih-alih 240 kalori seperti cokelat kebanyakan. Lulusan matematika dari London ini tidak menggunakan butter dan krim pada cokelatnya, melainkan memasukkan air dan cocoa.

"Cokelat baik untuk tubuh Anda, jika tahu bagaimana cara memakannya. Kecintaan pada cokelat membuatku mencoba membuat kombinasi rasa yang unik dengan kreativitas dan perhitungan yang benar," ungkap Popat, seperti dilansir oleh Digital Spy (22/06).

Lebih lanjut Popat menyatakan bahwa dia ada di sini untuk membantu orang yang berusaha keras menghindari cokelat karena takut menjadi gemuk. Cokelat ini juga mendapat pujian dari ahli diet Dr Sarah Schenker.

"Karena cokelat ini memiliki jumlah kalori yang rendah serta jumlah air yang tinggi, cokelat ini bisa bermanfaat bagi orang yang mencari cemilan yang tak berbahaya," ungkap Schenker dari british Dietetic Association.


Saat ini Popat berharap bisa mengenalkan cokelatnya pada restoran atau membuka toko sendiri di Pancras Station, London. Tentunya cokelat ini bisa jadi kabar baik bagi para pecinta cokelat yang tak ingin gemuk.

Pengertian Komputer


Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.
[sunting] Generasi komputer
[sunting] Generasi Pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
[sunting] Generasi Kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
[sunting] Generasi Ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
[sunting] Generasi Keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
[sunting] Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.



Monday, July 1, 2013

Pengertian bisnis


Secara terminologis, bisnis adalah sebuah kegiatan atau usaha. Bisa juga dikatakan sebagai suatu aktivitas terpadu yang meliputi pertukaran barang, jasa atau uang yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan. Bisnis ini merupakan proses sosial yang dilakukan oleh setiap individu atau lebih melalui proses pertukaran kebutuhan akan suatu produk tertentu yang memiliki nilai utnuk memperoleh keuntungan.
Dalam suatu lingkungan bisnis kita memerlukan suatu organisasi yang akan mengatur jalannya bisnis di dalamnya. Dalam masyarakat yang bergerak maju, organisasi harus dikelola secara efektif. Oleh sebeb itu, dalam rangka memperoleh tujuan berbisnis tersebut diperlukan peran organisasi yang optimal. Organisasi bisnis lebih menekankan pada tujuan profit atau keuntungan, karena dengan keuntungan itu organisasi bisnis dapat mempertahankan kelangsungan operasinya, organisasi tersebut dikenal dengan nama perusahaan.
Organisasi bisnis tidak hanya menjaga tingkat keuntungan saja melainkan juga untuk mempertahankan kelangsungan hidup sumber daya alam dan lingkungan sosial. Dalam organisasi bisnis, tidak hanya persaingan industry saja yang harus dihadapi, melainkan juga menghadapi berbagai kebijakan pemerintah dan organisasi internasional. Organisasi bisnis berhubungan dengan perekonomian dan system ekonomi. Perkembangan dan kemajuan ekonomi dipengaruhi oleh cara kerja system ekonomi tersebut.
Bisnis sebagai suatu system sangat terkait dengan lingkungan sekitarnya. Dalam era globalisasi ini, kegiatan bisnis harus dapat bersifat fleksibel dan melakukan adaptasi. Sebagai suatu system, bisnis merupakan proses pengelolaan suatu subsistem yang berhubungan dengan proses produksi yang mengalami beberapa proses, yakni input, proses dan output.
Lingkungan bisnis dapat dibedakan menjadi lingkungan makro dan mikro. Lingkungan bisnis mempunyai ketergantungan dengan kehidupan ekonomi anggota masyarakat. Dengan lingkungan itulah bisnis mempunyai kepentingan untuk mengelola pihak-pihak yang berasal dari latar belakang sosial, budaya, dan politik yang berbeda. Organisasi bisnis yang peduli akan lingkungan tersebut akan selalu melakukan penyesuaian dengan lingkungan internalnya sesuai dengan perubahan yang terjadi. Penyesuaian-penyesuaian ini diperlukan agar organisasi bisnis dapat selalu menciptakan keseimbangan dengan lingkungan eklsternalnya. Karena lingkungan ekstrnal selalu berubah, maka lingkungan internalnya pun juga harus berubah yang sesuai dengan arah perkembangan lingkungan eksternal sehingga teciptalah keseimbangan yang dinamis.   
Organisasi bisnis dapat juga dipandang sebagai suatu system transformasi yag memiliki beberapa subsistem, yaitu subsistem input, proses, dan output. Pandangan ini sangat bermanfaat untuk menganalisis masalah-masalah yang berkaitan dengan output barang atau jasa dalam organisasi perusahaan.
Setiap bisnis mengadakan transaksi dengan orang-orang, dan orang-orang tersebut memiliki kepentingan di dalamnya, oleh karena itu mereka disebut pemegang kepentingan utama atau orang yang mempunyai kepentingan dalam bisnis. Lima jenis pemegang kepentingan dalam bisnis tersebut antaralain pemilik, karyawan, kreditor, pemasok, dan pelanggan. Semua kepentingan tersebut saling berhubungan.
Setiap bisnis dimulai dari hasil ide seorang yang disebut wiraswasta yang mengorganisasikan, mengelola, dan mengasumsikan resiko yang dihadapi yang mulai dari permulaan berbisnis. Pemilik yang menjadi pemilik tunggal pastinya membutuhkan tambahan dana yang lebih dari yang didapat oleh pemilik, dan kreditorlah yang memberikan pinjaman. Kreditor meminjamkan dana kepada perusahaan jika mereka percaya bahwa perusahaan tersebut mempunyai kinerja yang baik. Dan karyawan perusahaan diangkat untuk menyalurkan operasi perusahaan, karyawan dipimpin oleh manajer. Perusahaan biasanya menggunakan bahan baku untuk menghasilkan produksinya. Perusahaan tidak dapat menyelesaikan proses produksinya bila mereka tidak mendapatkan bahan baku.oleh karena itu, kinerja karyawan di dalamnya tergantung dari kemampuan pemasoknya dalam mengantarkan bahan baku tepat pada waktunya. Demikian juga perusahaan tidak dapat bertahan hidup tanpa pelanggan. Oleh karena itu perusahaan harus memaksimalkan pekerjaannya untuk mendapatkan produk yang maksimal dan memuaskan para pelanggannya tentunya dengan harga yang pantas. Demikian hubungan antara masing-masing pemegang kepentingan dalam berbisnis.
Bisnis tidak hanya mempunyai tujuan memenuhi keinginan masyarakat konsumen tetapi juga harus mampu menyediakan sarana-sarana yang dapat menarik minat konsumen. Seperti pada yang tertera sebelumnya bahwa bisnis harus mencapai tujuan dalam mempertahankan operasinya.



Referensi :
·       Wikipedia Bahasa Indonesia



Kasus Obligasi


  1. 1.
         Pada 1 Agustus 2009, PT. Avant membeli 300 lembar obligasi PT. Grade dengan nilai nominal Rp200.000 per lembar, umur 5 tahun, kurs 99%, bunga obligasi 12% per tahun. Bunga dibayar tiap 1 Februari dan 1 Agustus. Metode amortisasi menggunakan garis lurus.
    Diminta: buatlah catatan akuntansi PT. Avant dan PT. Grade untuk transaksi sebagai berikut, sehingga Anda dapat membandingkan jurnal yang dibuat oleh kedua PT tersebut.
    a.     Jurnal pembelian obligasi 1 Agustus 2009.
    b.   Jurnal penyesuaian 31 Desember 2009.
    c.   Jurnal penutup 31 Desember 2009.\
    d.  Jurnal balik 1 Januari 2010.
                e.    Jurnal jatuh tempo bunga dan amortisasi 1 Februari 2010.            



    Jawaban       
    Perhitungan penjualan

    Harga kurs : 300 lbr @ Rp. 200.000  x 99%   =  Rp. 59.400.000

    Provisi dan lain-lain                                         =  Rp. 0

    #Hasil penjualan obligasi                                                                 =  Rp. 59.400.000
    Bunga yang sudah berjalan
    ( 1/02/09 s.d 1/08/09 )
    Rp. 60.000.000 x 6/12 x 12 %                         =  Rp.   3.600.000

    Jumlah yang diterima PT Grade                                                      =   Rp. 63.000.000

    Disagio obligasi = Rp 60.000.000 – Rp 59.400.000 = Rp. 600.000
    Pencatatan transaksi tanggal 01/08/09 ( Mencatat obligasi terjual )
    Jurnal yang di catat PT Grade
    Jurnal Penjualan  1 Agustus 2009
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Kas                                                      Rp. 63.000.000
    Disagio                                                Rp.      600.000
    Utang Obligasi                                                                        Rp. 60.000.000
    Biaya bunga Obligasi                                                              Rp.   3.600.000
    Jurnal bunga berjalan
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Biaya bunga obligasi                           Rp. 3.600.000
    Utang bunga obligasi                                                              Rp. 3.600.000  

    Jurnal Penyesuaian tanggal 31/12/09
    Pembayaran bunga berjalan obligasi
    1/08/09 s.d 31/12/09 = 4 bulan
    Rp. 60.000.000 x 4/12 x 12% =  Rp. 2.400.000
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Biaya bunga obligasi                           Rp. 2.400.000
                Utang bunga obligasi                                                              Rp. 2.400.000

    Amortisasi Disagio
     Disagio = Rp. 60.000.000 – Rp. 59.400.000 = Rp. 600.000 ( Harga penjualan < Harga Nominal )
    Umur  amortisas 5 tahun ( 5 x 12 bulan = 60 bulan )
    Amortisasi Disagio perbulan = Rp. 600.000/ 60 bulan = Rp. 10.000
    Amortisasi Disagio ( 1/08/09 – 31/12/09 = 4 bulan ) 4 bulan @ Rp. 10.000 = Rp. 40.000Keterangan                                            Debet                                      Kredit
    Biaya bunga obligasi                           Rp. 40.000                             
                Disagio obligasi                                                                       Rp. 40.000

    Jurnal Penutup tanggal 31/12/09
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Ikhtisar L/R                                         Rp. 2.440.000
                Biaya bunga obligasi                                                               Rp, 2.440.000

    Jurnal Pembalik tanggal 01/01/10
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Utang bunga obligasi                          Rp. 2.400.000
                Biaya bunga obligasi                                                               Rp. 2.400.000
    Jurnal jatuh tempo bunga obligasi dan amortisasi disagio per tanggal 01/02/10
    Pembayaran bunga jatuh tempo Rp. 60.000.000 x 2/12 x 12% =  Rp. 1.200.000
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Biaya bunga obligasi                           Rp. 1.200.000
                Kas                                                                                          Rp. 1.200.000

    Amortisasi disagio  ( 2 bulan @ Rp. 10.000 = Rp. 20.000 )
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Biaya bunga obligasi                           Rp. 20.000                             
                Disagio obligasi                                                                       Rp. 20.000

    Jurnal yang di catat PT Avant ( Metode pendekatan L/R )
    Jurnal Pembelian
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Penanaman modal dalam obligasi       Rp. 60.000.000
    Pendapatan bunga obligasi                 Rp    3.600.000
                Kas                                                                                          Rp. 63.600.000

    Jurnal Penyesuaian tanggal 31/12/09
    Penerimaan bunga obligasi
    1/08/09 s.d 31/12/09 = 4 bulan
    Rp. 60.000.000 x 4/12 x 12% =  Rp. 2.400.000
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Kas                                                      Rp. 2.400.000                                    
                Pendapatan bunga obligasi                                                     Rp. 2.400.000

    Jurnal Penutup
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Pendapatan bunga obligasi                 Rp. 2.400.000                                                
                Iktisar L/R                                                                               Rp. 2.400.000

    Jurnal Penerimaan bunga obligasi
    Keterangan                                          Debet                                      Kredit
    Kas                                                      Rp. 1.200.000                        
                Pendapatan bunga obligasi                                                     Rp. 1.200.000